Tuesday, December 30, 2025

IMPLEMENTASI KMA No 1503 Tahun 2025

 

IMPLEMENTASI KMA 1403 TAHUN 2025 DI MTs

A. Arah Kebijakan di MTs

Implementasi KMA 1503 di MTs menekankan:

  • Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  • Penguatan Profil Lulusan Madrasah

  • Integrasi IPTEK, IMTAK, dan karakter remaja madrasah

Peserta didik MTs diposisikan sebagai pembelajar aktif, reflektif, dan berakhlak.


B. Profil Lulusan MTs (Fokus Implementasi)

Pembelajaran di MTs diarahkan untuk membentuk peserta didik yang:

  1. Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT

  2. Berakhlakul karimah dan berkepribadian madrasah

  3. Mampu berpikir kritis dan ilmiah

  4. Kreatif dan inovatif

  5. Mampu berkolaborasi

  6. Mandiri dan bertanggung jawab

  7. Sehat jasmani–rohani

  8. Mampu berkomunikasi efektif

➡️ Profil ini wajib tercermin dalam tujuan pembelajaran, aktivitas kelas, dan asesmen.


C. Prinsip Pembelajaran Mendalam di MTs

Guru MTs menerapkan pembelajaran yang:

  • Berkesadaran → memahami karakter remaja MTs

  • Bermakna → materi dikaitkan dengan kehidupan nyata & nilai Islam

  • Menggembirakan → pembelajaran aktif, dialogis, dan variatif


D. Tahapan Pengalaman Belajar (WAJIB ADA)

Setiap pembelajaran MTs memuat:

  1. Memahami
    Diskusi, literasi, eksplorasi konsep

  2. Mengaplikasikan
    Praktikum, proyek, pemecahan masalah

  3. Merefleksikan
    Jurnal refleksi, nilai karakter, hikmah keislaman


E. Implementasi dalam Modul Ajar MTs

Struktur Modul Ajar sesuai KMA 1503:

  1. Identitas Mapel & Fase (D – MTs)

  2. Tujuan Pembelajaran berbasis Profil Lulusan

  3. Pemantik kontekstual

  4. Aktivitas pembelajaran mendalam

  5. Asesmen (diagnostik–formatif–sumatif)

  6. Refleksi peserta didik

  7. Penguatan karakter & moderasi beragama

📌 Contoh (IPA MTs):

Peserta didik mampu menjelaskan sistem sel dan merefleksikan kebesaran Allah melalui keteraturan makhluk hidup.


F. Model Pembelajaran yang Dianjurkan

  • Project Based Learning (PjBL)

  • Problem Based Learning (PBL)

  • Inquiry Learning

  • Discovery Learning

  • Praktikum dan eksperimen


G. Asesmen di MTs

Asesmen bersifat autentik dan holistik, meliputi:

  • Pengetahuan

  • Keterampilan

  • Sikap & karakter

Bentuk asesmen:

  • Proyek

  • Produk

  • Presentasi

  • Observasi sikap

  • Refleksi diri


H. Peran Strategis Kepala MTs

  • Menetapkan kebijakan implementasi KMA 1403

  • Mendorong budaya refleksi guru

  • Mengintegrasikan program madrasah dengan Profil Lulusan

  • Menfasilitasi pelatihan guru


I. Peran Guru MTs

  • Mendesain pembelajaran bermakna

  • Mengaitkan materi dengan kehidupan remaja

  • Menjadi fasilitator dan teladan akhlak

  • Memanfaatkan teknologi secara bijak


J. Peran Pengawas MTs

  • Pendampingan implementasi KMA 1403

  • Supervisi akademik humanis

  • Monitoring modul ajar dan praktik kelas

  • Refleksi bersama kepala madrasah & guru


K. Contoh Program Implementasi di MTs

  1. Workshop Pembelajaran Mendalam

  2. Penyusunan Modul Ajar MTs berbasis Profil Lulusan

  3. Projek Profil Lulusan Madrasah (lintas mapel)

  4. Supervisi akademik reflektif

  5. Forum refleksi guru MTs

No comments:

Post a Comment

AKSI MENJADIKAN MADRASAH MAJU DAN BERMUTU

 Menjadi Madrasah yang maju dan bermutu membutuhkan kerja sistemik, berkelanjutan, dan berbasis nilai . Berikut kerangka strategis–praktis ...